23/09/10

* Masalah Pada Power Supply dan solusinya













Ada beberapa troubleshooting pada  Power Supply, diantaranya:

Kasus:
UPS tidak bisa mengatasi tegangan dengan baik.
Solusi:
Kemungkinan UPS yang dimiliki, baterainya dalam kondisi yang lemah. Segera
isi ulang baterai tersebut supaya kapasitas dan kekuatannya menjadi penuh
kembali. Apabila baterai sudah dalam keadaan penuh, tetapi permasalahan
masih terjadi, maka kemungkinan besar permasalahan terletak pada UPS.

Kasus:
Kipas yang ada di power supply tidak bekerja atau mengeluarkan suara yang
berisik.
Solusi:
Perlu melepaskan power supply. Sebelum nantinya akan dipasang kembali,
bersihkan debu yang menempel pada power supply tersebut dengan
menggunakan peralatan yang memang disiapkan untuk membersihkan debu.
Dalam kondisi yang bersih, maka power supply tidak akan mengeluarkan suara
yang berisik dan akan bekerja dengan baik.
Kasus:
Power supply mengeluarkan suara yang berderit-derit.
Solusi:
Kemungkinan besar permasalahan tersebut terletak pada kipas prosesor.
Bersihkan kipas prosesor tersebut. Tetapi apabila setelah dibersihkan masih
mengalami kondisi yang sama, maka permasalahan tersebut terletak pada
beberapa konrponen elektronik yang ada di sekitar power supply.

Kasus:
Lampu penerangan suram dan kompufer booting ulang.
Solusi:
Kemungkinan tegangan listrik tidak stabil dan memerlukan UPS untuk
menangani masalah tersebut. Segera beli UPS untuk menangani masalah
tersebut, karena apabila dibiarkan maka PC lama kelamaan akan rusak karena
tegangan yang tidak stabil.

Kasus:
Ketika menghidupkan komputer, tidak terjadi apa-apa, tetapi power supply
tidak mau hidup.
Solusi:
Pastikan semua komponen terpasang dan terhubung pada power dan
mendapatkan daya dari power supply tersebut. Jika kita menggunakan casing
komputer dengan power supply yang bertipe ATX, Kita harus mengecek
konektor dari switch power ke konektor Power Switch yang ada di
motherboard. Sangat sering terjadi, khususnya ketika memasang case
compute dengan sistem ATX, konektor yang dipasang keliru dan terbalik
sehingga menyebabkan PC tidak bisa menyala. Jika konektornya sudah
terpasang dengan benar, maka permasalahannya terletak pada power supply
yang jelek. Segera ganti power supply tersebut dengan yang baru.

Kasus:
Mode Power Saving atau Standby yang ada di Windows 98 tidak bekerja
dengan baik.
Solusi:
Ada beberapa komponen yang menyebabkan permasalahan diatas, diantaranya
adalah sebagai berikut:

1. Pastikan fasilitas Power Management sedang aktif. Untuk
    mengaktifkannya, lakukan langkah-langkah sebagai berikut: Klik
    Start/Settings/Control panel/klik dua kali icon Power Management
    untuk memastikan Power schemes dalam kondisi Always on dan aturlah
    waktu yang diinginkan untuk menampilkan aktivitas power Management
    pada monitor dan harddisk.
2. Tutup semua aplikasi yang sedang terbuka dan aktif. Ikuti instruksi
    yang ada pada Clean Boot untuk menutup semua software atau program
    yang sedang terbuka dan aktif. Begitu software tersebut tertutup,
    otomatis fasilitas Power Saving/Standby akan muncul.
3. Screen Savers. Non-aktifkan semua screen saver. Screen saver
    tersebut misalnya 3D Flower Box, 3D Flying Objects, 3D Maze and 3D
   Text. Apabila screen saver ini sudah hilang maka fitur Power
   Saving/standby akan muncul.
4. Power Management Aktif/Tidak Aktif pada CMOS. Secara umum,
    komputer mempunyai kontrol power management dalam BIOS. Cek
    CMOS komputer untuk memastikan bahwa Power Management aktif
    pada CMOS. Kalau ternyata ada masalah, maka kemungkinan driver dari
    APM ada yang rusak atau corrupt.
5. Komponen Hardware dapat menyebabkan mode Power Saving/Standby
    tidak bekerja dengan Beberapa perangkat keras, misalnya USB dapat
    menyebabkan mode Power Saving/Standby tidak bisa bekerja dengan
    baik.

2 komentar: